- Kolaborasi lintas wilayah dan unit kerja menjadi kunci dalam penanganan sampah di acara berskala besar
envira.id, Jakarta — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta pada 1 Mei 2025 menyisakan tantangan yang tidak kecil, khususnya dalam pengelolaan sampah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 185 meter kubik atau setara 38 ton sampah berhasil diangkut dari lima titik konsentrasi massa buruh.
Lima titik tersebut meliputi kawasan Monas, depan Gedung DPR/MPR RI, kantong parkir Kemayoran Benyamin Sueb, Lapangan Banteng, serta kawasan Gelora Bung Karno (Pintu 10 dan depan Gedung TVRI). Usai kegiatan, seluruh area telah kembali bersih.
“Kami mengapresiasi kerja cepat petugas di lapangan. Kolaborasi lintas wilayah dan unit kerja menjadi kunci dalam penanganan sampah di acara berskala besar,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, Jumat (2/5).
Untuk memastikan kebersihan ruang publik tetap terjaga, DLH DKI Jakarta mengerahkan 1.050 petugas kebersihan dan 72 unit armada yang terdiri dari truk pengangkut sampah, mini dump truck, road sweeper, hingga bus toilet.
Langkah ini tak sekadar operasional. Ia mencerminkan pentingnya manajemen lingkungan dalam mendukung kebebasan berekspresi masyarakat. Ketika ruang publik menjadi pusat aspirasi, maka tanggung jawab untuk merawatnya pun semakin besar.
“Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi bentuk komitmen menjaga Jakarta tetap tertib dan layak huni,” tegas Asep.
Penanganan ini juga menunjukkan bahwa kegiatan publik berskala besar bisa berlangsung tanpa mengorbankan kualitas lingkungan, asalkan ada perencanaan, kolaborasi, dan eksekusi yang terkoordinasi dengan baik.
Penulis: Eni Saeni