Limbah APK Jakarta Diolah Jadi Bahan Bakar

oleh Ahmadi

Share via
  • Sesuai Surat Edaran Menteri KLHK semua sampah APK tidak dibuang ke TPS

envira.id, Jakarta—Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus “berperang” dengan limbah atribut peraga kampanye (APK) yang menggunung, terutama ketika memasuki masa tenang.

Timbulan sampah akibat tak diambil pemiliknya itu oleh Pempro diolah menjadi bahan bakar (refused derivied fuel/RDF).

“Yang berupa bendera dan lainnya kita kembalikan kepada yang memiliki. Tapi kita ada batas waktu yang diberikan,” kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Jakarta, Jumat.

Namun, tambah dia, untuk sampah APK yang tidak diambil oleh pemiliknya, maka Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengolah sampah tersebut untuk dijadikan bahan bakar.

Ditambahkan Kepala DLH Provinsi DKI Jakarta Asep Kuswanto, saat ini semua limbah APK yang telah diturunkan pada masa tenang sudah dikumpulkan menjadi satu.

Pada tahapan berikutnya, sambung dia, sampah APK dan juga bambu yang digunakan itu kemudian di cacah untuk dijadikan bahan bakar berupa RDF.

“Kemarin sudah ditinjau oleh ‘offtaker’ (penampung), mereka tidak mempermasalahkan hasil cacahan yang dari APK itu,” katanya.

Ia menambahkan, sesuai surat edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, maka semua sampah APK yang diturunkan tidak dibuang ke TPS, namun harus diolah kembali, agar tidak mencemari lingkungan. []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

 

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Send this to a friend