Dukung Circular Economy, Bukalapak Dorong Mitranya Daur Ulang Sampah

oleh Ahmadi

Share via
  • Para pelaku usaha, terutama UMKM punya potensi besar untuk membawa dampak dan perubahan bagi lingkungan sekitar. Ini adalah kesempatan istimewa bagi pelaku usaha berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

envira.id, Jakarta—Kampanye daur ulang sampah yang melibatkan berbagai pihak, terutama produsen dan para pemangku kepentingan yang peduli lingkungan terus berjalan. Pelan-pelan dampaknya mulai terasa. Baru-baru ini, lokapasar Bukalapak menggandeng Yayasan Bakti Barito untuk berkolaborasi meningkatkan pemahaman para Mitra Bukalapak akan pentingnya pemilahan dan pengelolaan, serta daur ulang sampah.

Jenis sampah yang diedukasi untuk dipilah, olah, dan didaur ulang termasuk untuk sampah organik dan anorganik. Kolaborasi dua pihak ini dimaksudkan untuk mendukung para Mitra Bukalapak dalam menerapkan konsep circular economy melalui pengelolaan dan pemanfaatan sampah.

Melalui kolaborasi ini, Bukalapak dan Yayasan Bakti Barito akan menggelar rangkaian pelatihan tentang pemilihan, pengelolaan, dan daur ulang sampah untuk para Mitra Bukalapak;

Kegiatan itu, di antaranya menyediakan fasilitas composting di area warung Mitra Bukalapak; serta mengubah sampah organik dan anorganik menjadi barang-barang yang dapat dimanfaatkan kembali, seperti pakan ternak, pupuk organik untuk sampah organik, dan berbagai benda daur ulang hasil pengolahan sampah anorganik.

Sebagai informasi, sampah di Indonesia merupakan salah satu masalah lingkungan yang cukup serius. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan bahwa Indonesia menghasilkan sekitar 64 juta ton sampah setiap tahunnya, atau sekitar 175.000 ton setiap harinya.

Presiden Bukalapak Teddy Oetomo, dalam kesempatan penandatanganan MoU di Jakarta, 14 Maret 2023, lalu menegaskan komitmen Bukalapak untuk terus memfasilitasi UMKM agar dapat mengoptimalkan potensi mereka sebagai penggerak ekonomi nasional.

“Kami yakin mereka juga punya potensi besar untuk membawa dampak dan perubahan bagi lingkungan sekitar. Ini adalah kesempatan istimewa bagi para Mitra untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk ditinggali oleh kita dan generasi penerus kita di masa depan,” kata Teddy.

Sementara itu, Executive Director Yayasan Bakti Barito Fifi Setiawaty Pangestu mengatakan, pihaknya menyambut baik kemitraan dengan Bukalapak karena bisa berbagi pengalaman kepada para Mitra Bukalapak terkait tentang pentingnya pemilahan sampah sumbernya dan pengelolaan serta daur ulang.

Awal kerja sama keduanya akan menyasar kepada Mitra Bukalapak yang berada di Garut, Tasikmalaya, dan Jakarta. Ke depannya, akan dilakukan perluasan program ke seluruh Indonesia.

Untuk memperluas dampak dari kerja sama ini, lebih dari 21.000 siswa SMK—SMK yang dibina oleh Yayasan Bakti Barito akan dilibatkan dan bisa mempelajari beragam kelas pengembangan teknologi digital dari Microsoft.

“Ada kelas belajar jualan online dari Bukalapak melalui platform Akademi Jagoan,” katanya.  []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

 

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Send this to a friend