Semua Pemda Harus Kolaborasi Atasi Perubahan Iklim

Ilustrasi-Perubahan Iklim. Foto: freepik

  • Pemerintah daerah sangat berperan dalam pengurangan emisi gas rumah kaca dan peningkatan ketahanan iklim.

envira.id, Jakarta—Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) menekankan perlunya sinergi kuat antara  semua pemerintah daerah (pemda) dalam pelestarian lingkungan hidup dan kehutanan. Kolaborasi dan sinergi antarberbagai pihak sangat dibutuhkan untuk merespons perubahan iklim serta mendukung tercapainya pengurangan emisi gas rumah kaca dan ketahanan iklim di Indonesia.

Hal ini dikatakan Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Laksmi Dhewanthi saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Pengendalian Perubahan Iklim (Rakornis PPI) Regional Sumatera secara daring dan luring pada 30-31 Januari 2024 di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Rakornis yang mengambil tema “Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Pencapaian Target NDC Melalui Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Tingkat Tapak” diharapkan dapat lebih memperkuat kolaborasi Pemerintah, masyarakat, akademisi, dan swasta dalam implementasi aksi iklim di tingkat tapak, khususnya di Pulau Sumatera.

Dikatakan Laksmi, rakornasis ini searah dengan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 bahwa pemerintah daerah berperan dalam pencapaian target Nationally Determined Contributions (NDC) melalui penyelenggaraan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Lebih jauh dia mengatakan, target NDC mencakup banyak sektor di kementerian/lembaga dan lintas organisasi perangkat daerah di provinsi dan kabupaten/kota. Sebagai bagian dari pemerintahan yang terletak dekat dengan aksi-aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, pemerintah daerah sangat berperan dalam pengurangan emisi gas rumah kaca dan peningkatan ketahanan iklim.

Karenanya, Laksmi menekankan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam upaya pencapaian target NDC melalui penyelenggaraan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan menyusun rencana aksi, melaksanakan aksi di daerah serta melakukan pemantauan dan evaluasi sebagai bagian dari pengurangan emisi Gas Rumah Kaca. []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

Author: Ahmadi

Related posts

Lonjakan Sampah Lebaran Kembali Jadi Pola Tahunan di Kota Bandung

Gubernur Pramono Ungkap Penyebab Tumpukan Sampah Usai Lebaran di Jakarta

Pemkot Denpasar Maksimalkan Penanganan Sampah Organik di Kawasan Wisata Sanur