- Lewat slogan “Sampah Dipilah Menjadi Berkah,” ETS melalui e-sabutta ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya membuang sampah, tetapi juga melihat nilai yang bisa dihasilkan dari sampah.
Envira.id, Jakarta– PT Enviro Total Solusi (ETS) berkolaborasi dengan komunitas Guna Ulang Aja (GUA) melakukan sosialisasi Bank Sampah melalui aplikasi e-sabutta (sampah Butuh Kita) di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, Jumat, 29 Agustus 2025.
Mengusung tema “Sampah Dipilah Menjadi Berkah” sosialisasi mendapat respon positif dari para pegawai kementerian PU.
“Ini sosialisasi yang ke-empat. Sebelumnya kami melakukan hal serupa pada tanggal 8, 14, 22 Agustus,” ujar Koordinator Komunitas GUA, Ardianto Prabowo.
Dia menuturkan, sosialisasi dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran para pegawai Kementerian PU tentang pentingnya pengelolaan sampah berbasis digital serta memudahkan proses pemilahan sampah melalui aplikasi e-sabutta.
Aplikasi e-sabutta dirancang untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah, menabung sampah, dan mendapatkan manfaat ekonomi maupun lingkungan.
Enviro Total Solusi (ETS) sengaja menggandeng komunitas Guna Ulang Aja (GUA) untuk melakukan edukasi mengenai tata cara pemilahan sampah, manfaat ekonomi dari bank sampah, serta praktik hidup minim sampah melalui metode reduce, reuse, recycle (3R) di Kementerian PU.
“Karena saya tahu Komunitas GUA sudah punya jam terbang yang cukup dalam hal edukasi pengelolaan sampah dan gaya hidup minim sampah,” kata Direktur Utama ETS, Lina Astuti.
Lina mengaku senang karena sosialisasi mendapat respon positif dari para pegawai Kementerian PU. Mereka sangat antusias, di akhir sosialisasi tercatat lebih dari 70 orang pegawai Kementerian PU yang mendaftar sebagai nasabah bank sampah melalui aplikasi e-sabutta.
“Cukup banyak. Ini menunjukkan semakin meningkatnya minat masyarakat dalam mendukung program pengelolaan sampah berbasis digital yang praktis dan bermanfaat,” kata Lina
Lewat slogan “Sampah Dipilah Menjadi Berkah,” Lina menambahkan, pihaknya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya membuang sampah, tetapi juga melihat nilai yang bisa dihasilkan dari sampah.
“Dengan aplikasi e-sabutta, setiap orang bisa berkontribusi nyata terhadap pengurangan timbulan sampah karena memilah dari sumber sekaligus mendapatkan banyak manfaat,” ujar Lina
Ia berharap sosialisasi yang telah dilakukan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam mewujudkan gaya hidup ramah lingkungan di lingkungan kerja Kementerian PU maupun masyarakat luas.
Penulis: Nasuri Suray
Foto: Ardianto Prabowo/envira.id
