- Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas BSI juga memperkenalkan LISA, sebuah chatbot berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya pelajar, memperoleh informasi edukasi lingkungan secara cepat dan mudah.
Envira.id, JAKARTA – Anak- anak muda, Gen Z, tak boleh abai terhadap masalah sampah. Sebab, jika tak terkelola dengan baik sampah bisa berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sebaliknya, jika dikelola dengan benar, sampah dapat bermanfaaat dan bernilai ekononi.
Koordinator Komuitas Guna Ulang Aja (GUA), Ardianto Prabowo, mengutarakan hal itu dalam seminar bertema Gerakan Bicara Lingkungan yang digelar di SMKN 18 Jakarta Selatan, belum lama ini.
Diikuti 36 orang siswa, seminar itu merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) kampus Ciledug dan Ciputat.
Dalam paparannya, Ardianto Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, seperti sekolah. Ia mencontohkan berbagai jenis sampah dan dampaknya bagi kesehatan dan lingkungan jika tak dikelola dengan benar.
Prabowo juga menjelaskan mengenai pengelolaan sampah dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan memberi contoh penerapanya di lingkungan sekolah dan rumah. “Membawa tumbler saat ke sekolah adalah contoh praktik reduce atau mengurangi sampah botol plastik,” katanya.

Koordinator Komuitas Guna Ulang Aja (GUA), Ardianto Prabowo saat menjadi pemateri di SMKN 18 , Jakarta Selatan.
Selebihnya Prabowo memaparkan kondisi sampah di Indonesia, pentingnya gaya hidup minim sampah, hingga manfaat ekonomi dari pemilahan sampah dan bank sampah. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan visual edukatif, sehingga siswa dapat memahaminya.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas BSI juga memperkenalkan LISA, sebuah chatbot berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya pelajar, memperoleh informasi edukasi lingkungan secara cepat dan mudah.
“Saya sangat mengapresiasi segala effort teman-teman mahasiswa UBSI Ciledug & Ciputat, semoga ini bisa menjadi sarana untuk membentuk agen-agen perubahan dan perbaikan terhadap lingkungan,” ujar Bowo, sapaan akrab Ardianto Prabowo.
Penulis : Suray
Foto: Istimewa