PT Antam Sebar Boks Sampah Pintar ke Sekolah-Sekolah di Jaktim

Ilustrasi-Tumpukan tutup botol plastik yang telah dipilah. Foto: pexels

  • Siswa perlu ditunjukkan secara praktik pentingnya mengelola sampah sendiri sekaligus menunjukkan manfaar ekonomi sirkular.

envira.id, Jakarta—PT. Antam Tbk. menyebar boks sampah pintar ke berbagai sekolah dasar (SD) dan pendidikan anak usia dini (PAUD) di wilayah Jakarta Timur.

Boks-boks ini sebagai edukasi kepada siswa sekolah tentang perlunya pilah dan mengelola sampah plastik untuk mengurangi pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Lebih dari itu, program CSR Antam yang melibatkan Kota Administratif Jakarta Timur ini juga untuk memberikan pembelajaran tentang ekonomi sirkular yang langsung dapat dirasakan para siswa.

“Makanya diberikan drop box (Boks Sampah Pintar) untuk mereka (anak sekolah) bisa menabung, nanti sampah itu akan ditukar dengan emas Antam, dengan jumlah tertentu,” kata Wali Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim), M. Anwar, dalam keterangannya, seperti dikutip, Senin (26/2).

Anwar mengatakan itu saat menghadiri kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (25/2).

Wali Kota menjelaskan, kegiatan HBKB sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Sementara itu, CSR ER UBPP Logam Mulia PT. Antam Tbk, Ayuwina, menyebut ada sebanyak 10 boks sampah pintar yang diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap lingkungan dan mendukung Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk mengurangi pembuangan sampah ke TPA.

Ke depan, pihaknya akan memperluas pemberian boks sampah pintar tersebut ke seluruh kecamatan dan kelurahan di Jakarta Timur.

Untuk saat ini, katanya, lebih difokuskan sekitar Jatinegara Kaum dan jumlahnya akan terus ditambah.

“Mudah-mudahan sebanyak ini bisa berkembang lagi sehingga edukasi terkait sampah itu bisa diserap dengan baik oleh masyarakat,” ungkapnya. []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

Author: Ahmadi

Related posts

Lonjakan Sampah Lebaran Kembali Jadi Pola Tahunan di Kota Bandung

Gubernur Pramono Ungkap Penyebab Tumpukan Sampah Usai Lebaran di Jakarta

Pemkot Denpasar Maksimalkan Penanganan Sampah Organik di Kawasan Wisata Sanur