- Pihak sekolah berharap agar lebih banyak anak-anak muda, khususnya mahasiswa yang dapat membangun kesadaran lingkungan kepada anak usia dini dengan memberikan edukasi lingkungan ke sekolah.
- Setelah diedukasi, siswa SD diharapkan bisa menjadi agen perubahan di lingkungan mereka sendiri.
envira.id , Tangerang Selatan – Lima mahasiswa dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Ciputat telah menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Hidup Minim Sampah” sebagai bagian dari tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Kegiatan ini berlangsung di SDN Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa, 20 Mei 2025. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari para siswa.
Mahasiswa UBSI Ciputat yang mengambil bagian dalam acara ini adalah Lintang Wibowo, Ardianto Prabowo, Avly Mahesa, Indri Wahyuningsih, dan Syifa Chairunnisa. Mereka bekerja sama dengan Komunitas GUA (Guna Ulang Aja) yang berfokus pada edukasi dan kampanye gaya hidup minim sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle)
Ardianto Prabowo, Koordinator komunitas GUA yang juga menjadi pemateri pada kegiatan itu menjelaskan pentingnya menjalani hidup yang minim sampah melalui 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan mengajarkan anak usia dini, siswa SD tentang cara yang tepat untuk memilah sampah.

Inilah suasana pelatihan minim sampah oleh mahasiswa Universitas BSI kolaborasi dengan Komunitas GUA.
“Kami mengedukasi siswa kelas I SD yang secara usia masih sangat dini agar mereka memahami, memiliki pengetahuan, dan dapat mempraktekkan cara mengurangi sampah, mengguna ulang kembali wadah hingga dapat memilah sampah dengan benar,” kata Bowo sapaan akrab Ardianto Wibowo.
Kegiatan edukasi ini berlangsung selama satu jam. Para siswa SD belajar dengan cara yang interaktif dan menyenangkan, termasuk permainan edukatif yang mengajak para siswa untuk berpartisipasi aktif.
Sofyan Hadi, Kepala Sekolah SDN Bambu Apus 02 menilai kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas BSI bekerja sama dengan Komunitas GUA ini sangat bagus.
Menurut dia, para siswa kelas satu yang masuk kategori anak usia dini sewajarnya diedukasi cara mengurangi sampah dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), yakni mengurangi, mengguna ulang, hingga memilah sampah dengan baik dan benar.
“Kami berharap mereka bisa menerapkan ilmu ini di rumah maupun sekolah,” ujar Sofyan Hadi.
Dengan kegiatan ini, mahasiswa Universitas BSI kampus Ciputat telah menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini saya berharap akan lebih banyak anak-anak muda, khususnya mahasiswa yang dapat membangun kesadaran lingkungan kepada anak usia dini dengan memberikan edukasi lingkungan ke sekolah agar para siswa ini bisa menjadi agen perubahan di lingkungan mereka sendiri,” kata Sofyan.
Penulis: Lintang Wibowo
Foto: Lintang Wibowo/Envira