KTT G-20 Digelar di Nusa Dua, TPA Suwung Ditutup Sementara Mulai 12 November

oleh Eni Saeni

Share via
  • Sampah yang selama ini dikirim ke TPA Suwung untuk sementara dialihkan ke sejumlah Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) ) di Denpasar.

envira.id, Klungkung – Pemerintah Provinsi Bali akan menutup sementara Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar, selama sembilan hari  mulai 12 November mendatang. Penutupan itu terkait digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Nusa Dua, 15 – 16 November 2022.

“Mulai  tanggal 12 hingga 20 November kita tutup sementara, tidak ada truk yang  mengangkut sampah ke TPA Suwung dulu, “  ujar Kepala Dinas  Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali,  Made Teja, kepada envira.id seuasai pelantikan pengurus Jaringan Jurnalis Peduli Sampah (J2PS) di Klungkung, Sabtu, 29 Oktober 2022.

Teja menuturkan, sampah yang selama ini dikirim ke TPA Suwung untuk sementara dialihkan ke sejumlah Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) ) di Denpasar.

Sebelumnya Pemprov Bali menargetkan menutup secara permanen TPA Suwung sebelum pelaksanaan KTT G-20 di Nusa Dua, Bali.

Untuk mengantisipasi penutupan itu, Pemerintah Kota Denpasar membangun tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) masing-masing berlokasi di Padang Sambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Kesiman, Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur dan di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Suwung, Kecamatan Denpasar Selatan.

Ketiga TPST itu mampu mengolah 1.020 ton sampah per hari dengan rincian: TPST Tahura Suwung 120 ton per hari, TPST Padangsambian Kaja 450 ton per hari dan TPST Kertalangu 450 ton per hari.

Pembangunan ketiga TPST itu kini sedang berlangsung, dikerjakan oleh PT. Adhi Karya Persero (Tbk). Anggarannya berasal dari Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp88,8 miliar.

Pantauan envira.id di tiga lokasi TPST tersebut pada 25 Oktober 2022 menunjukkan, pembangunannya masih jauh dari sempurna. Pembuatan hanggarnya pun belum sepenuhnya rampung.

Made Teja menambahkan, setelah tanggal 20 November, TPA Suwung akan kembali menerima kiriman sampah.

Menurut Teja, pada Desember 2022 nanti TPA terbesar Bali itu akan ditutup selamanya, karena pembangunan tiga TPST di  Denpasar sudah rampung.

“Diharapkan  Desember nanti sudah dilakukan penutupan, syaratnya TPST harus selesai dulu,” ujarnya.

Wacana penutupan TPA Suwung sejatinya  sudah bergaung lama. Saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2021 di Gedung DPRD Provinsi Bali, 31 Maret 2022, Gubernur Bali, Waya Koster Koster, tegas mengatakan TPA Suwung akan ditutup pada September 2022.

Penulis: Eni Saeni

 

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Send this to a friend