Kreatif Banget, Sampah Botol Plastik Disulap Jadi Perahu Motor

Ilustrasi-Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur mencoba perahu berbahan dasar limbah botol plastik yang dibuatnya. Foto: ant

  • Untuk membuat sebuah perahu, dibutuhkan 1.000 botol plastik bekas dari berbagai ukuran, mulai dari ukuran 1,5 liter hingga ukuran yang paling kecil..

envira.id, Jakarta—Kreatififitas yang ditunjukkan petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur patut ditiru. Mereka menyulap sampah botol plastik mineral menjadi perahu motor.

“Hingga saat ini, kami sudah membuat dua unit perahu dari botol plastik bekas,” kata petugas UPS Badan Air Kecamatan Duren Sawit Indra Sianturi di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Duren Sawit, Jaktim, Rabu (6/3).

Menurut Indra, ada dua jenis perahu yang dibuat timnya, yakni perahu yang sudah dicat merah dan hijau dengan panjang 4 meter dan lebar 1,75 meter. Sedangkan satu perahu lainnya, berukuran panjang 4 meter dan lebar 2 meter, namun belum di cat.

Untuk merakit satu buah perahu, yang menurut Indra baru pertama kali dibuat timnya, menghabiskan waktu hingga dua pekan.

Pekerjaannya dimulai dari mengumpulkan material berupa bambu dan kayu bekas yang didapat dari sampah di aliran kali Kanal Banjir Timur (KBT). Untuk botol bekas berasal dari bank sampah warga Selanjutnya, limbah botol plastik itu dicat warna, kemudian dirakit menggunakan tali benang wol dan lem. Setelah selesai, tinggal di pasang mesin motor agar bisa bergerak dengan leluasa.

“Pengerjaan itu dua minggu. Kami merakit setelah kami pulang bekerja,” kata Indra.

Untuk menjadi sebuah perahu, timnya membutuhkan 1.000 botol plastik bekas dari berbagai ukuran, mulai dari ukuran 1,5 liter hingga ukuran yang paling kecil.

Perahu yang mampu menampung enam orang itu sudah mulai dioperasikan selama sepekan untuk menyisir sampah-sampah di aliran sepanjang kali KBT.

Untuk merakit perahu motor dari limbah botol plastik, tim Badan Air Kecamatan Duren Sawit mengaku merancang sendiri secar autodidak. Namun prinsip yang diterapkan adalah melakukan perhitungan untuk keseimbangan perahu.

Rencananya, perahu ketiga bakal dirancang kembali untuk menyempurnakan desain perahu botol plastik yang telah dibuat ini.

Penulis: Ahmadi Supriyanto

Author: Ahmadi

Related posts

Komunitas BISA Gelar Beach Clean-up, Ratusan Relawan Bersihkan Pantai Kelan

Kolaborasi Dengan Toyamas, Desa Kutuh Luncurkan Air Minum Ramah Lingkunan

Lonjakan Sampah Lebaran Kembali Jadi Pola Tahunan di Kota Bandung