- Warga diminta untuk terlibat aktif mengurangi sampah yang dikirim ke TPA dengan melakukan pemilahan dan mengurangi penggunaan kemasan plastik.
envira.id, Jakarta—Pembatasan penggunaan kantong plastik di Indonesia terus digalakkan, termasuk dilakukan oleh Pemerintah Kota Padang. Giat pembatasan penggunaan kantong plastik ini dilakukan serentak di 11 kecamatan.
“Alhamdulillah, Pemkot Padang bersama seluruh elemen masyarakat di Kelurahan Air Tawar Timur melakukan aksi Padang Bergoro di sepanjang di kawasan kelurahan sètempat. Kita bersyukur dan bangga, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat terlihat di sini dalam menjaga lingkungan agar selalu bersih, indah dan asri,” kata Sekda Pemko Padang Andree Algamar awal pekan ini.
Menurut Andree, aksi goro massal yang dikemas dalam program Padang Bergoro ini merupakan bentuk ajakan kepada seluruh warga Kota Padang untuk bergotong-royong membersihkan lingkungan secara rutin setiap pekan.
Kegiatan ini, lanjut dia, terbukti mampu mengatasi persoalan sampah yang diproduksi masyarakat Kota Padang yang mencapai 550 ton per hari. Mengingat beban sampah yang besar itulah, Andree meminta kepada warganya untuk ikut menjaga lingkungan dari sampah, salah satunya dengan mengurangi pemakaian kemasan berbahan plastik.
“Jika itu kita lakukan dengan baik, maka Insyaallah sampah Kota Padang yang diangkut ke TPA (Tempat Penampungan Akhir—red) setiap harinya akan berkurang hingga 100 ton,” ujarnya.
Sementara itu Camat Padang Utara Pagara Anas menyebutkan, untuk kegiatan Padang Bergoro di Kelurahan Air Tawar kali ini bertujuan agar animo masyarakat terhadap aksi kebersihan meningkat. Salah salah satu upayanya adalah melakukan gotong royong bersama minimal setiap pekan.\
Kota Padang sudah cukup lama mengalami peningkatan volume sampah. Hal ini terjadi karena peningkatan jumlah penduduk, gaya hidup modern dan perkembangan pariwisata. Sayangnya, perubahan ini belum diimbangi dengan perilaku warga yang masih membuang sampah sembarangan dan membakar sampah sebagai solusi mengatasi masalah sampah.
Untuk menyelesaikan masalah ini, Pemerintah Kota Padang sudah menyiapkan rencana aksi pengelolaan sampah kota dengan sasaran pengurangan sampah sebesar 30% dan memastikan 70% sampah ditangani dengan baik.
Pemerintah setempat juga telah menggiatkan program bank sampah berbasis masyarakat untuk peningkatan pengelolaan sampah kota di Kota Padang. Menurut data resmi dari pemerintah setempat, saat ini ada 30 bank sampah aktif di Kota Padang, namun yang terdaftar sebagai anggota Asosiasi Bank Sampah Indonesia sebanyak 19 bank sampah. []
Penulis: Ahmadi Supriyanto