DKI Minta Panitia Iduladha Terapkan Eco Qurban

oleh Ahmadi
  • DLH Jakarta juga gencar mengkampanyekan agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai dalam pendistribusian gading kurban.

envira.id, Jakarta—Pemprov Jakarta meminta seluruh panitia kurban agar menangani limbah hewan kurban berdasarkan prinsip ramah lingkungan. Hal ini sangat penting supaya perayaan pemotongan hewan kurban malah mencemari dan mengotori lingkungan saat pelaksanaan maupun setelah penyembelihan.

“Jangan sampai limbah hewan kurban seperti darah dan isi perut berceceran, lalu membuangnya ke got, selokan dan kali,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Rabu (12/6).

Karena itu, sambung Asep, panitia maupun masyarakat dapat menerapkan prinsip “Eco Qurban”, yang sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemotongan Hewan Kurban.

Asep mengingatkan, jika limbah hewan kurban tidak ditangani dengan baik, bisa menyebabkan tidak nyaman karena bau dan berisiko membahayakan kesehatan masyarakat sekitar. Diingatkan, pembuangan limbah potongan hewan kurban ke badan air bisa merusak ekosistem.

“Sederhanany,a ikan di badan air bisa mati, jika limbah isi perut hewan kurban dibuang ke sana,” tegasnya.

Asep menyarankan, limbah hewan kurban dapat dikubur di dalam lubang tanah minimal dengan kedalaman satu meter kubik (m3) untuk sapi berukuran 400-600 kg dan minimal 0,3 m3 untuk kambing berukuran 25-35 kg.

Hal lainnya yang bisa dilakukan, kata Asep, diolah kembali dalam bentuk pengomposan dengan komposter atau dikirim ke tempat pengolahan kompos agar ditangani dengan tepat. Saat ini, DLH DKI Jakarta juga gencar mengkampanyekan agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai dalam pendistribusian daging kurban.

Opsinya, lanjut dia, warga bisa menggunakan wadah daging kurban yang ramah lingkungan dan aman terhadap kesehatan, seperti besek bamu, daun pisang, daun jati, atau bahan alami lainnya, terutama yang bisa didaur ulang. []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

Ahmadi
Author: Ahmadi

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?