- Manfaat hutan untuk lingkungan sehat demi kelangsungan hidup manusia sangat besar. Air dan oksigen adalah faktor utama mata rantai kehidupan.
envira.id, Jakarta—Demi menjaga kelestarian hutan dan sumber mata air dalam kawasan hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo melakukan penanaman pohon di kawasan hutan petak 6B Hutan Lindung (HL).
Pelaksana KPH Probolinggo Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pronojiwo Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Sumberrowo bersama para pihak menanam 250 bibit buah—buahan seperti durian, bendo, petai, nangka dan sawo. Penanaman dilakukan di Dusun Jago, Desa Taman Ayu Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Reboisasi itu juga didukung oleh Bantuan Serdadu (Banser) Kecamatan Pronojiwo, mahasiwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gajah Mada (UGM) Fakutas Kehutanan Jurusan Umum Ilmu Kehutanan dan pecinta lingkungan.
Wageanto, Asper BKPH Pronojiwo, menyatakan apresiasinya kepada komunitas pecinta lingkungan dan semua pihaknya yang telah peduli dengan kelestarian mata air, melalui tindakan nyata melakukan penanaman bersama Perhutani.
“Manfaat hutan untuk lingkungan sehat guna kelangsungan hidup manusia sangat besar. Air dan oksigen adalah faktor utama mata rantai kehidupan, dan kelestariannya menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambah Wage, awal pekan ini.
Sementara itu, Anggota DPRD Komisi D Fraksi PKB Kabupaten Lumajang Sugianto, menyampaikan dukungannya kepada semua komunitas pecinta lingkungan yang telah melakukan kegiatan positif.
Serta, menjaga kelestarian hutan, merawat lingkungan dan berharap kegiatan semacam ini terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perhutani (Asper) BKPH Pronojiwo Wageanto beserta jajarannya, Sugianto, SH, MH Anggota DPRD komisi D, Amiruddin Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Lumajang, segenap jajaran Forkopimcam Pronojiwo. []
Penulis: Ahmadi Supriyanto