Capaian Pengurangan Sampah Aceh di Bawah Target

oleh Ahmadi

Share via
  • Upaya yang dilakukana DLH Aceh di antaranya adalah melakukan pembinaan tehadap peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah secara 3R.  

envira.id, Jakarta—Capaian pengurangan sampah Provinsi Aceh tercatat sebesar 12,98 persen. Dan, capaian penanganan sampah berada di level 42,16 persen. Bila merujuk data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2022 periode 1, masih jauh dibawah target Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) dan Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada) Aceh.

“Targetnya itu pengurangan sebesar 26 persen dan penanganan sebesar 73 persen,” kata Sekdis LHK Aceh Anizar saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Kerja Pengelolaan Sampah pada 5—6 Juni 2023.

Untuk menjawab hal itulah, menurut Anizar, rakor ini diperlukan agar dapat mengidentifikasi permasalahan serta merumuskan langkah konkret dalam mengatasi masalah di lapangan serta meningkatkan nilai Indeks Kinjera Pengelolaan Sampah (IPKS).

Ditambahkan, untuk mencapai target Jakstrada Aceh, pihaknya melalui PSLB3 telah melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan Jakstrada Kabupaten/Kota, pendampingan pengisian data capaian Jakstrada ke aplikasi SIPSN.

Langkah lain yang dilakukan, kata Anizar, jajarannya melakukan pembinaan tehadap peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah secara 3R di beberapa gampong pada masing-masing kabupaten/kota.

“Namun tidak akan optimal jika upaya pembinaan tidak dilakukan oleh kabupaten/kota yang bersangkutan,” tandasnya.

Sementara itu, Ari Sugasri, dari KLHK mengatakan, sampai bulan Mei 2023, masih terdapat 5 Provinsi yang belum menyusun dokumen Jakstrada (termasuk 4 provinsi baru yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya serta di luar provinsi baru terdapat Provinsi Papua Barat yang belum menyusun dokumen Jakstrada),

Sedangkan untuk skala kabupaten/kota masih terdapat 41 kabupaten/kota yang belum menyusun dokumen Jakstrada.

Alhamdulillah untuk Provinsi Aceh semua Kabupaten/Kota telah menyusun dokumen Jakstrada, namun demikian yang perlu menjadi perhatian adalah pelaporan data capaian kinerja pengelolaan sampah sampai saat ini masih kurang,” kata Ari.  []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

 

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Send this to a friend