Presiden Tegaskan Lagi Pembangunan PLTSa di 34 Daerah

foto: Sekretariat Presiden

Envira.id, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy/PLTSa) di 34 kota besar di Indonesia sebagai langkah strategis mengatasi darurat sampah nasional.

Dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin, 15 Februarai 2026,  Prabowo memastikan proyek tersebut segera dimulai dan ditargetkan rampung dalam waktu dua tahun.

“Pembersihan limbah sampah dari kota-kota besar akan kita mulai. Sampahnya diolah justru menjadi energi, menjadi listrik. Insya Allah dalam dua tahun kita selesaikan 34 kota,” kata Prabowo.

Mantan Menteri Pertahanan itu menegaskan, pembangunan fasilitas ini difokuskan pada daerah dengan timbulan sampah tinggi seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, serta kawasan Bali yang menjadi etalase pariwisata nasional.

Presiden mencontohkan kondisi Tempat Pembuangan Akhir Bantargebang yang telah menampung puluhan juta ton sampah. Menurutnya, jika tidak segera ditangani dengan teknologi modern, timbunan tersebut berisiko membahayakan kesehatan warga sekaligus merusak citra kota.

Baginya, pengolahan sampah menjadi energi bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi kebutuhan mendesak demi kebersihan, kesehatan publik, dan keberlanjutan sektor pariwisata. “Bagaimana pariwisata mau naik kalau lingkungannya kotor. Ini sangat strategis,” ujarnya.

Dukungan teknis dan regulasi pun telah disiapkan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti Perpres Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengolahan sampah perkotaan menjadi energi terbarukan melalui skema waste to energy.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut kebijakan tersebut sebagai tonggak transformasi sistem pengelolaan sampah nasional berbasis teknologi ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang agar sampah memiliki nilai ekonomi.

Sebelumnya, dalam forum koordinasi pemerintah pusat dan daerah, Presiden juga telah mengingatkan seluruh jajaran—mulai dari pemda, kementerian, hingga TNI-Polri—untuk bergerak bersama menangani persoalan sampah dari hulu hingga hilir. Pembangunan PLTSa di 34 daerah ini menjadi solusi permanen atas menggunungnya sampah di TPA di berbagai daerah.

 

Penulis: Eni Saeni

 

 

 

 

 

Author: Envira ID

Envira ID adalah situs web yang menyajikan informasi tentang lingkungan, utamanya masalah persampahan di Indonesia.

Related posts

Lonjakan Sampah Lebaran Kembali Jadi Pola Tahunan di Kota Bandung

Gubernur Pramono Ungkap Penyebab Tumpukan Sampah Usai Lebaran di Jakarta

Pemkot Denpasar Maksimalkan Penanganan Sampah Organik di Kawasan Wisata Sanur