- Pengelolaan sampah dari sumber, seperti penggunaan teba modern di rumah tangga dan pemilahan , harus dioptimalkan.
Envira.id, Denpasar – Baru dilantik menjadi Kepaka Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Bali, I Made Dwi Arbani, “dipaksa” harus bekerja keras. Gubernur Bali, Wayan Koster, memintanya untuk segera tancap gas menangani masalah sampah di Bali.
Dwi Arbani yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bali, dilantik menjadi Kadis KLH Selasa, 4 Februari 2026.
Koster ingin masalah sampah di wilayah yang dipimpinnya sesegera mungkin tuntas. Hal ini terkait dengan “sentilan”Presiden Prabowo Subianto soal sampah di Bali yang bisa menggangu kenyamanan wisatawan.
“Beliau mengingatkan soal sampah, jadi kita harus serius menanganinya. Pak Kadis Lingkungan tolong betul-betul tangani sampah dengan cepat,” ujar Gubernur Koster dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Bali di Denpasar, Selasa, 4 Februari 2026.
Koster minta Dwi Arbani mempercepat penanganan sampah dengan mengoptimalkan pengelolaannya dari sumber, seperti penggunaan teba modern di rumah tangga, pemilahan di TPS3R dan TPST. Ia minta Dwi Arbani segera mengambil tindakan nyata.
“Pak Kadis harus menggerakkan lagi, terutama di Denpasar dan Badung,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, pada Senin, 2 Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto menyinggung kondisi sampah di Indonesia perlu penanganan seirus, mengingat pada 2028 dipresdiksi semua TPA akan kelebihan kapasitas.
Presiden secara khusus menyebut kondisi sampah di Bali, terutama sampah di pantai yang yang bisa menggangu wisatawan. Bahkan mantan menteri pertahanan itu minta gubernur dan pata bupati di Bali mengerahkan siswa sekolah untuk membersihkan pantai.
“ Gubernur dan bupati, SMA, SMP, SD, di bawah kendali saudara. Apa susahnya sih? Entah hari Sabtu hari Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai ini. ‘Ini pantai kita, ini halaman kita, ayo kita bersihkan ramai-ramai,” kata Prabowo.
Koster langsung merespon arahan presiden dengan menggelar rapat bersama bupati/wali kota se-Bali, Pangdam IX Udayana, Kapolda Bali, Danrem 163 Wirasatya, dan Kajati Bali di Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026. Rapat membahas penanganan sampah di pantai, terutama “sampah kiriman” yang terjadi setiap musim hujan.
“Kami segera membentuk Satgas yang ditugaskan di pantai, untuk mengambil langkah cepat saat ada sampah kiriman. Dalam hitungan jam, sampah diharapkan sudah bisa bersih kembali,” ujarnya.
Selain itu, tambah Koster, masayarakat dan pelajar akan dilibatkan dalam gerakan gotong royong membersihkan sampah pantai.
Penulis : Eni Saeni