Tak Punya Duit? Jangan Pusing, Kini Urus SIM Bisa Bayar Pakai Sampah

Ilustrasi-ujian SIM C yang sedang dijalani seorang warga. Foto: Polres Cimahi

  • Sejak program ini dibuka, sudah ada 49 warga yang sudah membuat sim menggunakan sampah yang dikumpulkan.

envira.id, Jakarta — Jangan resah kalau kamu tidak punya duit, tapi di saat berbarengan harus membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Korlantas Polri membuat terobosan yang mungkin bisa ditempuh.

Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Polresta Cirebon, Jawa Barat menggelar program Green Service. Program ini merupakan pelayanan pembuatan SIM yang pembayarannya menggunakan sampah. Tujuan dari program ini untuk mengajak masyarakat agar peduli dan sadar pada kebersihan lingkungan.

Untuk melaksanakan program lingkungan ini, Polresta Cirebon sudah menggandeng 10 bank sampah di wilayah tersebut. Salah satu bank sampah terdapat di SMP Negeri 1 Talun, Jalan Nyi Arumsari, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Sekolah ini sudah lebih dari 3 tahun membuka bank sampah. Saat ini bank sampah SMPN 1 Talun dipercaya oleh Satpas Polresta Cirebon untuk melayani masyarakat yang ingin menjual sampah untuk pembuatan SIM.

Sejak program ini dibuka, sudah ada 49 warga yang sudah membuat sim menggunakan sampah yang dikumpulkan. Pembuatan SIM yang dibayar menggunakan sampah memiliki jalur khusus. Meski begitu, warga tetap harus melewati prosedur pembuatan SIM, seperti uji teori, uji praktik, dan lainnya.

“Jadi program itu di-launching oleh Kapolresta Cirebon 6 bulan yang lalu, dan sampai sekarang masih tetap berjalan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cirebon, Kompol Galih Raditya, seperti dikutip dari laman Korlantas Polri, Rabu, 11 Januari 2013.

Galih menegaskan, konsep ini untuk mengajak warga agar peduli dan sadar akan kebersihan lingkungan. Teknisnya, masyarakat dapat mengumpulkan sampah yang nantinya dimasukkan ke dalam bank sampah.

Sejauh ini, menurut penuturan Galih, respons masyarakat sangat bagus. Masyarakat berlomba-lomba untuk menjadi nasabah bank sampah. Selain untuk pembayaran SIM, hasil penjualan sampah tersebut juga bisa digunakan untuk pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Sebagai informasi, biaya  membuat SIM baru saat ini, yakni Sim A dan B  Rp 120.000; Sim C, C I, dan C II Rp 100.000;,  Sim D , D1 sebesar Rp 50.000 dan SIM Internasional Rp.250 000.

Penulis: Ahmadi Supriyanto

Author: Ahmadi

Related posts

Komunitas BISA Gelar Beach Clean-up, Ratusan Relawan Bersihkan Pantai Kelan

Kolaborasi Dengan Toyamas, Desa Kutuh Luncurkan Air Minum Ramah Lingkunan

Lonjakan Sampah Lebaran Kembali Jadi Pola Tahunan di Kota Bandung