Dinilai berhasil, Jaksel Ajukan Bank Sampah Ini Ikut Program Iklim

oleh Ahmadi

 

  • Kehadiran bank sampah terbukti mampu mengurangi gas emisi sekaligus memberikan nilai ekonomis dan kesejahteraan bagi masyarakat.

envira.id, Jakarta—Upaya Jakarta membenahi kota melalui pengelolaan sampah, salah satunya dilakukan dengan mendorong pembentukan bank sampah. Satu di antara bank sampah yang ada, saat ini diajukan untuk mengikuti Program Kampung Iklim tingkat nasional.

Adalah Bank Sampah Sejati Gang Ikhlas RT 05/RW 08 Kelurahan Kebagusan, yang didaftarkan oleh Pemkota Jaksel, sebagai bagian dari melestarikan lingkungan ini.

Alasan dipilihnya lokasi ini, karena memiliki ruang terbuka hijau, lahan kosong hingga tersedianya bank sampah .

“Bank sampah ini di sekelilingnya juga ditanami kebun, tanaman obat keluarga (toga-red) hingga budidaya larva maggot untuk mengolah sampah organik,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Pemkot Jaksel Mukhlisin di Bank Sampah Sejati Gang Ikhlas RT 05/RW 08 Kelurahan Kebagusan, Jumat (21/6).

Berbagai aksi lingkungan yang dilakukan RW 08 itu, sambung Mukhlisin, dianggap mampu mengurangi gas emisi sekaligus memberikan nilai ekonomis dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dengan begitu, harapnya, masyarakat terutama yang melakukan pengelolaan sampah mampu meningkatkan aksi, adaptasi, dan mitigasi terhadap perubahan iklim untuk mewujudkan kota lestari.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Mohamad Amin menyebut, program iklim tingkat nasional ini merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Program Komunitas untuk Iklim (Proklim) didesain untuk dapat menjangkau kelompok dan membuka peluang seluruh pihak untuk memberikan kontribusi lebih luas.

Amin melihat, Jakarta Selatan mampu bersaing dengan sejumlah kelebihan dalam mengelola ruang terbuka hijau dari kawasannya masing-masing.

Dalam Proklim banyak aspek yang dilihat seperti pengelolaan sampah, pemanfaatan air hujan, resapan air, dan masih banyak penilaiannya.

Salah satu tim verifikator KLHK Nurul menuturkan pihaknya masih menargetkan program Kampung Iklim sampai 20.000 titik.

“Alhamdulillah RW 08 sesuai data proklim yang dikirimkan masuk dalam proklim utama ” kata Nurul.

Dia berharap keterlibatan serta kekompakan warga RW 08 mampu menurunkan kerentanan dan meningkatkan kapasitas adaptasi perubahan iklim.

Luas wilayah RW 08, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan mencapai 12,24 hektare dengan penduduk sebanyak 5.746 jiwa. []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

Ahmadi
Author: Ahmadi

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?