Antisipasi Lonjakan Sampah di Libur Natal, DLH DKI Siagakan Ribuan Personel

oleh Ahmadi
  • Tempat wisata dan keramaian ditambahi fasilitas dan regu comot.

envira.id, Jakarta—Menyambut Natal 2023, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menerjunkan 1.680 personel menjamin dan memastikan kebersihan selama perayaan Natal 2023.

Personel yang diterjunkan berasal dari semua suku dinas LH tingkat kota administrasi dan satuan pelaksana LH di tiap kecamatan. Pasukan ini diinstruksikan menjaga dan mengantisipasi kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, meski berada dalam rentang libur panjang, personel “orange” tetap bekerja membersihkan wilayah yang menjadi tugas masing-masing, seperti biasanya.

Adapun kesiapan untuk menghadapi potensi penumpukan sampah, menurut Asep, sudah disiagakan rencana operasi, satuan tugas, sarana dan armada penanganan sampah.

“Kami menurunkan minimal 40 personel penanganan kebersihan di setiap kecamatan. Setiap personel harus memastikan Natal dan rangkaian ibadah berjalan nyaman tanpa sampah,” terang Asep.

Bahkan, sambung Asep, beberapa petugas ada yang terlibat dalam gotong royong membersihkan gereja bersama pengurus setempat.

“Kami juga siapkan ‘regu comot’,” tandas dia.

Regu comot ini berada di lingkungan gereja dan sekitarnya, bekerja bersama dengan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan, untuk memunguti sampah di lokasi acara dan tempat peribadatan.

Sedangkan kendaraan yang disiapkan, sambung Asep, adalah mobil angkut sampah, mobil penyapu jalan otomatis (road sweeper), toilet portable, tempat sampah beroda, dan TPST Bantargebang yang beroperasi siaga 24 jam selama Natal.

Beberapa gereja yang memiliki Jamaat banyak, Asep menegaskan, personel akan dioptimalkan

Seperti di Gereja Katedral dan Immanuel Jakarta Pusat; Gereja Ayam Jakarta Barat; Gereja Advent dan HKBP Pasar Minggu Jakarta Selatan; Gereja Theresia Jakarta Timur: dan Gereja Tiberias Indonesia Kelapa Gading Jakarta Utara.

Selain gereja, DLH Jakarta juga bersiaga di tempat-tempat hiburan untuk mengantisipasi timbulan sampah yang membludak karena aktivitas warga.

Seperti di Kawasan Monas, Taman Margasatwa Ragunan, Kawasan Ancol, Kawasan Kota Tua, dan Taman Mini Indonesia Indah.

“Di tempat wisata dan pusat keramaian kami disediakan toilet bus, mobil sapu jalan otomatis, penyedia tambahan tempat sampah, serta petugas yang setiap dua jam sekali menyisir sampah,” tegasnya. []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

Ahmadi
Author: Ahmadi

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?