Menteri Hanif Minta Pemudik Minim Sampah

oleh Envira ID

Envira.id, Jakarta — Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kembali turun langsung memantau pengelolaan sampah di sejumlah fasilitas publik di DKI Jakarta. Kali ini, fokus pemantauan menyasar sektor hotel, restoran, dan kafe (HOREKA), serta titik-titik yang diperkirakan mengalami lonjakan aktivitas masyarakat menjelang arus mudik.

Pemantauan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan pada 14–15 Maret 2026 di berbagai fasilitas transportasi, seperti stasiun, terminal, hingga rest area di jalur Trans Jawa. Tujuannya sama: memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, sekaligus tetap memperhatikan kebersihan lingkungan.

Sejumlah lokasi yang dikunjungi antara lain Mal Taman Anggrek, Terminal Tanjung Priok, Pasar Rawasari, Terminal Kampung Rambutan, dan Pasar Santa. Di titik-titik ini, aktivitas masyarakat diperkirakan meningkat tajam, yang otomatis berpotensi memicu lonjakan volume sampah.

Dalam kunjungannya ke Terminal Kampung Rambutan, Menteri Hanif mengingatkan bahwa kenyamanan mudik tidak hanya soal kelancaran perjalanan, tetapi juga kebersihan lingkungan.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden, mudik harus berlangsung nyaman. Karena itu, saya titip agar benar-benar minim sampah. Kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan. Siapa pun yang berada di area ini wajib menjaga lingkungan dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, tanggung jawab pengelolaan sampah tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga pengelola kawasan, pelaku usaha, hingga otoritas setempat. Ketersediaan fasilitas kebersihan, sistem pengelolaan sampah yang baik, serta upaya pengurangan sampah harus benar-benar dijalankan di lapangan.

“Sekarang prosesnya terus berjalan, termasuk pemberian sanksi paksaan pemerintah kepada fasilitas publik maupun kawasan permukiman di Jakarta agar menyelesaikan persoalan sampahnya sendiri,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, KLH/BPLH juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam gerakan “Mudik Minim Sampah”. Langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menyediakan tempat sampah terpilah, serta menjaga kebersihan ruang publik diharapkan dapat memberikan dampak besar.

Dengan upaya bersama tersebut, pemerintah berharap momentum mudik tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan membangun kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan.

 

Penulis :Eni Saeni

 

 

Envira ID
Author: Envira ID

Envira ID adalah situs web yang menyajikan informasi tentang lingkungan, utamanya masalah persampahan di Indonesia.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?