- Personel disebar ke lima lokasi yang selama ini menjadi titik penumpukan sampah
Envira.id, Pamulang – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengambil inisiatif membantu Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengatasi persoalan tumpukan sampah yang belakangan menjadi sorotan publik. Melalui Korem 052/Wijayakrama, ratusan personel diterjunkan langsung memimpin aksi bersih-bersih lingkungan di sejumlah titik strategis kota, Sabtu, 31 Janurai 2026.
Aksi diawali dengan apel bersama di Lapangan Sunburst BSD yang dipimpin Komandan Korem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faisal Rizal. Kegiatan ini melibatkan personel TNI, kepolisian, aparatur Pemkot Tangsel, hingga organisasi masyarakat.
Faisal menegaskan, keterlibatan TNI bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya nyata mempercepat penanganan sampah sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
“Sebelumnya kita sudah melaksanakan aksi bersih sampah selama tiga minggu. Kita kumpulkan dulu di TPS, sekarang kita angkut dan bersihkan untuk dibawa ke TPA,” ujarnya.
Personel disebar ke lima lokasi yang selama ini menjadi titik penumpukan sampah, yakni Pasar BSD Serpong, Jalan Raya Serpong, Pasar Ciputat, Pasar Jombang, dan Pasar Cimanggis. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan armada truk untuk mencegah penumpukan kembali.
Pemerintah Kota Tangsel turut mendukung aksi tersebut dengan menyiapkan 30 truk pengangkut serta memasang spanduk imbauan agar warga tidak membuang sampah di lokasi ilegal. Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengapresiasi langkah TNI yang dinilai mempercepat penanganan persoalan kebersihan kota.
“Kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi mengelola sampah dari rumah, agar penanganannya lebih maksimal,” kata Benyamin.
Selain pembersihan, Pemkot juga menyiapkan pembuatan 10.000 hingga 20.000 lubang biopori, optimalisasi bank sampah dan TPS3R, serta penegakan sanksi bagi pembuang sampah ilegal. Dengan kolaborasi tersebut, penanganan sampah di Tangsel diharapkan lebih cepat sekaligus membangun kesadaran kolektif warga.
Penulis : Eni Saeni