- Waduk turut dirancang sebagai ruang publik dengan berbagai fasilitas pendukung seperti balai warga, musala, toilet, area bermain anak, serta ruang duduk terbuka.
Envira.id, Jakrta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat fungsi pengendalian banjir dan pengelolaan air melalui pembangunan Waduk Aseni di Kalideres, Jakarta Barat. Waduk seluas 4,47 hektare itu dirancang untuk menampung air hujan, mengurangi debit aliran Kali Semanan, sekaligus menjadi sumber alternatif air baku dan ruang terbuka biru bagi warga.
Dengan badan air seluas 1,7 hektare dan kedalaman sekitar 4 meter, Waduk Aseni memiliki kapasitas tampung hingga 69.600 meter kubik. Kapasitas tersebut diperkirakan mampu mereduksi potensi banjir di kawasan sekitar hingga 13,1 persen, sehingga diharapkan menjadi salah satu infrastruktur penting dalam sistem pengendalian banjir Jakarta Barat.
Selain fungsi hidrologi, kawasan waduk juga dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 470 meter kubik per hari yang akan melayani sekitar 2.260 jiwa. Fasilitas ini menampung dan mengolah air limbah dari drainase sekitar, sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga.
Tak hanya itu, waduk turut dirancang sebagai ruang publik dengan berbagai fasilitas pendukung seperti balai warga, musala, toilet, area bermain anak, serta ruang duduk terbuka. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadikan waduk tidak hanya sebagai infrastruktur teknis, tetapi juga tempat interaksi sosial masyarakat.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang meninjau lokasi belum lama ini, memastikan pembangunan telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung pada Maret 2026. “Secara perhitungan tinggal penyelesaian akhir. Ini akan menjadi tempat yang sangat baik dan bisa dimanfaatkan warga,” ujarnya.
Ia menegaskan, fungsi utama Waduk Aseni tetap sebagai pengendali banjir yang dibarengi manfaat sosial bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta warga ikut menjaga kawasan agar manfaatnya berkelanjutan.
Penulis : Eni Saeni