Unpatti Ambil Peran Kelola Sampah Skala Komunal

oleh Ahmadi

Share via
  • TPS3R merupakan pola pendekatan pengelolaan persampahan pada skala komunal atau kawasan dengan melibatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat.

envira.id, Jakarta—Universitas Pattimura (Unpatti) mengambil peran dalam pengelolaan sampah yang sudah menjadi masalah di lingkungan sekitar. Bersama Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Unpatti dijadikan salah satu tempat pengelolaan sampah dan sanitasi.

Bentuk pengelolaan sampah yang dibangun tersebut berupa Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

“TPS3R merupakan pola pendekatan pengelolaan persampahan pada skala komunal atau kawasan, dengan melibatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat,” kata Rektor Unpatti Prof Freddy Leiwakabessy dalam keterangan yang diterima di Ambon, Sabtu, 23/3).

Adapun Sanimas atau Sanitasi berbasis Masyarakat. Lanjut dia, merupakan program peningkatan kualitas lingkungan di bidang sanitasi khususnya pengelolaan air limbah yang diperuntukkan bagi kawasan padat kumuh miskin perkotaan dengan menerapkan pendekatan pemberdayaan masyarakat.

Perguruan tinggi yang merupakan sebuah lembaga pendidikan, tegas dia, didiami oleh akademisi, pegawai, dan masyarakat umum. Elemen warga kampus dan sekitarnya ini akan memunculkan berbagai macam sampah yang bisa tersebar dii mana-mana.

Oleh karena itu, sambung Freddy,  melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku diharapkan semua peralatan yang ada di Unpatti dapat dikelola dengan baik sehingga mampu mengurangi permasalahan sampah di kampus.

Ditambahkan, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Reza Rizka Pratama, penyerahan fasilitas prasarana pengelolaan sampah TPS3R agar infrastruktur yang dibangun dapat bermanfaat dan berfungsi bagi kawasan kampus Unpatti, serta dapat dikelola dengan baik sehingga mengurangi masalah persampahan di kawasan kampus.

Sedangkan untuk Sanimas, katanya,  dipusatkan di kompleks Asrama Putera dan Puteri Unpatti dengan tujuan untuk mengelola air limbah sehingga terjadi peningkatan kualitas lingkungan yang lebih baik.  []

Penulis: Ahmadi Supriyanto

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Send this to a friend